Seorang Pemuda Gagalkan Dugaan Penculikan 4 Bocah di Babakan Tangerang

  • Bagikan
Seorang Pemuda Gagalkan Dugaan Penculikan 4 Bocah di Babakan Tangerang
Foto Ilustrasi. (istimewa)

Tangerang – Empat anak bocah menjadi korban penculikan orang tak dikenal di Kota Tangerang, Jumat (12/2/2021). Tetapi aksi penculikan berhasil dicegah oleh pemuda dengan melakukan aksi heroik di jalan.

Pemuda yang mencegah aksi penculikan empat anak itu bernama Rifki. Dia mengatakan, bahwa kejadian itu dimulai ketika dia melihat anak-anak dibawa oleh orang tak dikenal di sepeda motor.

Kebetulan, dia mengenali salah satu anak yang ingin diculik. Keempat anak itu diculik oleh seorang pria tak dikenal saat bermain di daerah Babakan, Kabupaten Tangerang, tepatnya di sekitar Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangerang sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketika anak-anak sudah menaiki kendaraan sepeda motor, Rifki yang merasa kenal dengan anak-anak itu langsung mengikuti penculik yang membawa empat anak ke wilayah Jalan Rasuda Said, Cipete, Kota Tangerang, untuk mencegah aksi penculikan.

Seorang Pemuda Gagalkan Dugaan Penculikan 4 Bocah di Babakan Tangerang
Tampak bocah-bocah sedang dibawa pemotor di kawasan Babakan, Kecamatan Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

Kata Rifki, dia mencegat sepeda motor yang membawa anak-anak. Kemudian, kunci sepeda motor penculik segera dicabut olehnya.

“Lalu saya ikuti sampai Jalan Rasuna, daripada makan waktu saya pepet kendaraannya. Kuncinya saya cabut, dan saya buang,” kata Rifki, dalam video yang diterima oleh Tangerangnews, Jumat (12/2/2021),

Baca juga : Innalillahi, Santri Tewas Kena Setrum Kabel Listrik di Cikupa

Rifki menambahkan, penculikan berhasil ia gagalkan. Keempat anak itu diambil oleh Rifki, kemudian dikembalikan kepada warga Babakan. Sementara terduga penculik diamankan warga Cipete.

“Ketika anak-anak saya sudah saya amankan, saya bilang kepada warga setempat, dia nyulik keponakan saya, tolong diamanin,” katanya.

Setelah diamankan oleh warga setempat, Rifki mengatakan dia tidak tahu nasib penculik. Dia hanya fokus pada para korban. “Eggak tahu itu, yang penting adalah sudah selamat. Saya langsung jalan,” tambahnya.

Keempat anak ini mengaku diculik saat bermain. Penculik mendatangi mereka dan mengajak ke pohon Rambutan. “Di jalan, Saya nanya ke anak-anak. Awalnya gimana? Diculik tadi waktu nyarii ikan, terus diajak,” terangnya.

Sumber : TangerangNews
Editor : Syaeful Anwar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *